Category Archives: Kekayaan Alam

Pohon Kihujan Sebagai Alternatif Penurun Suhu Udara di Terminal

Standar

Oleh

 Rifqi R Hidayatullah

 

Terminal angkutan kota atau bus cenderung memiliki suhu yang cukup tinggi sehingga terjadi ketidaknyamanan pengguna angkutan umum, oleh sebab itu perlu solusi agar terjadi kenyamanan di lingkungan terminal. solusi untuk menurunkan suhu udara terminal adalah dengan menanam pohon Kihujan/Trembesi (Samanea saman), dinamakan Kihujan karena pohon ini sering meneteskan air dari tajuknya dan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Pohon ini mempunyai batang yang besar, bulat dan tinggi antara 10-20 meter. Permukaan batangnya beralur, kasar dan berwarna coklat kehitam-hitaman. Daunnya majemuk dan menyirip ganda. Tiap helai daun berbentuk bulat memanjang dengan panjang antara 2-6 cm dan lebar antara 1-4 cm dengan tepi daun rata. Warna daun hijau dengan permukaan licin dan tulang daun menyirip. Bunga Kihujan/Trembesi berwarna merah kekuningan. Buahnya berwarna hitam berbentuk polong dengan panjang antara 30-40 cm. Dalam buah terdapat beberapa biji yang keras berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 5 mm berwarna coklat kehitaman. Pohon ini aslinya hidup di Amerika Selatan dan sekarang secara natural juga hidup dalam cuaca tropis. Secara natural bisa mencapai pertumbuhan sampai ketinggian 25 meter dan diameter 30 meter. Ciri pohon Kihujan/Trembesi ini sangat mudah dikenali dari karakteristik dahan pohonnya yang akan membentuk seperti bentuk payung. Dan pohon Kihujan/Trembesi ini akan tumbuh melebar melebihi ketinggian pohonnya.Dinegara asalnya pohon ini dipergunakan sebagai pohon penyejuk di perkebunan maupun taman.

 Gambar

Pohon Kihujan/Trembesi

 

Menurut Dr.Ir.Endes N. Dahlan Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, mengungkapkan bahwa pohon Kihujan/Trembesi mempunyai daya serap 28,5 ton gas CO2 setiap tahunnya dengan diameter tajuk 15 meter dan dalam setahun pohon ini dapat menyerap 28,488,38 kg karbondiosida. Menurut Bayu Prakoso dalam Pewarta Indonesia, Pohon Kihujan memiliki karakteristik sebagai berikut: (1).Kihujan/Trembesi memiliki fisiologi yang besar dan lebar, ciri-ciri umum inilah yang membuat Pohon Kihujan/Trembesi mudah dikenali dari pohon-pohon kayu lainnya. (2). Akar kuat yang tumbuh di dalam tanah Kihujan/Trembesi memiliki batang dan akar yang kokoh. Batang kokoh terlihat dari retakan kulit kayu yang menghitam seperti urat manusia yang memiliki badan berotot. Ia merupakan batang utama penopang tumbuhnya ranting-ranting yang mengeluarkan banyak cabang yang dipenuhi daun. Akar Kihujan/Trembesi juga kuat. Ia tumbuh di dalam tanah, terkadang ada yang mengeluarkan akarnya sedikit di permukaan tanah, namun kebanyakan akar Pohon Kihujan/Trembesi tidak terlihat di permukaan tanah. (3) Kihujan/Trembesi memiliki karakteristik mudah tumbuh.(4).Kihujan/Trembesi dapat ditanam hampir di seluruh wilayah tropis Indonesia, apalagi di daerah kritis lingkungan seperti hutan gundul atau daerah rawan banjir. (5).Pohon Kihujan/Trembesi mampu beradaptasi dengan baik, daunnya membuka diwaktu pagi dan menguncup kembali diwaktu petang. (6). Pohon Kihujan/Trembesi menyep air yang sangat banyak hingga tak jarang meneteskan air dari tajuknya..(7) Daun belakang halus, daun Kihujan/Trembesi memiliki daun yang keras di depan dan berambut tipis di belakang yang jika dipegang terasa halus.(8).Pohon Kihujan/Trembesi rindang karena memiliki tajuk besar seperti payung. Tajuknya yang besar membuat pohon ini tampak seperti payung.(9).Pohon ini menyerap air tanah yang Banyak dan mempu menyerap 20,85 ton karbondioksida per tahun. menyerap air yang sangat banyak. Karena itu pohon ini sangat bermanfaat terhadap keadaan lingkungan hidup dalam hal mengatasi polusi udara, namun jika ditaman tanpa aturan bisa jadi tanah akan mengalami krisis air tanah karena banyak diserap pohon ini. Dengan alasan tersebut terminal-terminal di seluruh Indonesia dianjurkan untuk menanam pohon ini sehingga mampu menurunkan suhu lingkungan yang dapat mengontrol emosi para sopir, pekerja terminal dan penumpang dan bisa meningkatkan kenyamanan dalam menggunakan angutan kota.

 

 

Pohon Kihujan Sebagai Alternatif Penurun Suhu Udara di Terminal Oleh Rifqi R Hidayatullah Terminal angkutan kota atau bus cenderung memiliki suhu yang cukup tinggi sehingga terjadi ketidaknyamanan pengguna angkutan umum, oleh sebab itu perlu solusi agar terjadi kenyamanan di lingkungan terminal. solusi untuk menurunkan suhu udara terminal adalah dengan menanam pohon Kihujan/Trembesi (Samanea saman), dinamakan Kihujan karena pohon ini sering meneteskan air dari tajuknya dan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Pohon ini mempunyai batang yang besar, bulat dan tinggi antara 10-20 meter. Permukaan batangnya beralur, kasar dan berwarna coklat kehitam-hitaman. Daunnya majemuk dan menyirip ganda. Tiap helai daun berbentuk bulat memanjang dengan panjang antara 2-6 cm dan lebar antara 1-4 cm dengan tepi daun rata. Warna daun hijau dengan permukaan licin dan tulang daun menyirip. Bunga Kihujan/Trembesi berwarna merah kekuningan. Buahnya berwarna hitam berbentuk polong dengan panjang antara 30-40 cm. Dalam buah terdapat beberapa biji yang keras berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 5 mm berwarna coklat kehitaman. Pohon ini aslinya hidup di Amerika Selatan dan sekarang secara natural juga hidup dalam cuaca tropis. Secara natural bisa mencapai pertumbuhan sampai ketinggian 25 meter dan diameter 30 meter. Ciri pohon Kihujan/Trembesi ini sangat mudah dikenali dari karakteristik dahan pohonnya yang akan membentuk seperti bentuk payung. Dan pohon Kihujan/Trembesi ini akan tumbuh melebar melebihi ketinggian pohonnya.Dinegara asalnya pohon ini dipergunakan sebagai pohon penyejuk di perkebunan maupun taman. Pohon Kihujan/Trembesi Menurut Dr.Ir.Endes N. Dahlan Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, mengungkapkan bahwa pohon Kihujan/Trembesi mempunyai daya serap 28,5 ton gas CO2 setiap tahunnya dengan diameter tajuk 15 meter dan dalam setahun pohon ini dapat menyerap 28,488,38 kg karbondiosida. Menurut Bayu Prakoso dalam Pewarta Indonesia, Pohon Kihujan memiliki karakteristik sebagai berikut: (1).Kihujan/Trembesi memiliki fisiologi yang besar dan lebar, ciri-ciri umum inilah yang membuat Pohon Kihujan/Trembesi mudah dikenali dari pohon-pohon kayu lainnya. (2). Akar kuat yang tumbuh di dalam tanah Kihujan/Trembesi memiliki batang dan akar yang kokoh. Batang kokoh terlihat dari retakan kulit kayu yang menghitam seperti urat manusia yang memiliki badan berotot. Ia merupakan batang utama penopang tumbuhnya ranting-ranting yang mengeluarkan banyak cabang yang dipenuhi daun. Akar Kihujan/Trembesi juga kuat. Ia tumbuh di dalam tanah, terkadang ada yang mengeluarkan akarnya sedikit di permukaan tanah, namun kebanyakan akar Pohon Kihujan/Trembesi tidak terlihat di permukaan tanah. (3) Kihujan/Trembesi memiliki karakteristik mudah tumbuh.(4).Kihujan/Trembesi dapat ditanam hampir di seluruh wilayah tropis Indonesia, apalagi di daerah kritis lingkungan seperti hutan gundul atau daerah rawan banjir. (5).Pohon Kihujan/Trembesi mampu beradaptasi dengan baik, daunnya membuka diwaktu pagi dan menguncup kembali diwaktu petang. (6). Pohon Kihujan/Trembesi menyep air yang sangat banyak hingga tak jarang meneteskan air dari tajuknya..(7) Daun belakang halus, daun Kihujan/Trembesi memiliki daun yang keras di depan dan berambut tipis di belakang yang jika dipegang terasa halus.(8).Pohon Kihujan/Trembesi rindang karena memiliki tajuk besar seperti payung. Tajuknya yang besar membuat pohon ini tampak seperti payung.(9).Pohon ini menyerap air tanah yang Banyak dan mempu menyerap 20,85 ton karbondioksida per tahun. menyerap air yang sangat banyak. Karena itu pohon ini sangat bermanfaat terhadap keadaan lingkungan hidup dalam hal mengatasi polusi udara, namun jika ditaman tanpa aturan bisa jadi tanah akan mengalami krisis air tanah karena banyak diserap pohon ini. Dengan alasan tersebut terminal-terminal di seluruh Indonesia dianjurkan untuk menanam pohon ini sehingga mampu menurunkan suhu lingkungan yang dapat mengontrol emosi para sopir, pekerja terminal dan penumpang dan bisa meningkatkan kenyamanan dalam menggunakan angutan kota.

Standar

Oleh

 Rifqi R Hidayatullah

 

Terminal angkutan kota atau bus cenderung memiliki suhu yang cukup tinggi sehingga terjadi ketidaknyamanan pengguna angkutan umum, oleh sebab itu perlu solusi agar terjadi kenyamanan di lingkungan terminal. solusi untuk menurunkan suhu udara terminal adalah dengan menanam pohon Kihujan/Trembesi (Samanea saman), dinamakan Kihujan karena pohon ini sering meneteskan air dari tajuknya dan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Pohon ini mempunyai batang yang besar, bulat dan tinggi antara 10-20 meter. Permukaan batangnya beralur, kasar dan berwarna coklat kehitam-hitaman. Daunnya majemuk dan menyirip ganda. Tiap helai daun berbentuk bulat memanjang dengan panjang antara 2-6 cm dan lebar antara 1-4 cm dengan tepi daun rata. Warna daun hijau dengan permukaan licin dan tulang daun menyirip. Bunga Kihujan/Trembesi berwarna merah kekuningan. Buahnya berwarna hitam berbentuk polong dengan panjang antara 30-40 cm. Dalam buah terdapat beberapa biji yang keras berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 5 mm berwarna coklat kehitaman. Pohon ini aslinya hidup di Amerika Selatan dan sekarang secara natural juga hidup dalam cuaca tropis. Secara natural bisa mencapai pertumbuhan sampai ketinggian 25 meter dan diameter 30 meter. Ciri pohon Kihujan/Trembesi ini sangat mudah dikenali dari karakteristik dahan pohonnya yang akan membentuk seperti bentuk payung. Dan pohon Kihujan/Trembesi ini akan tumbuh melebar melebihi ketinggian pohonnya.Dinegara asalnya pohon ini dipergunakan sebagai pohon penyejuk di perkebunan maupun taman.

 Gambar

Pohon Kihujan/Trembesi

 

Menurut Dr.Ir.Endes N. Dahlan Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, mengungkapkan bahwa pohon Kihujan/Trembesi mempunyai daya serap 28,5 ton gas CO2 setiap tahunnya dengan diameter tajuk 15 meter dan dalam setahun pohon ini dapat menyerap 28,488,38 kg karbondiosida. Menurut Bayu Prakoso dalam Pewarta Indonesia, Pohon Kihujan memiliki karakteristik sebagai berikut: (1).Kihujan/Trembesi memiliki fisiologi yang besar dan lebar, ciri-ciri umum inilah yang membuat Pohon Kihujan/Trembesi mudah dikenali dari pohon-pohon kayu lainnya. (2). Akar kuat yang tumbuh di dalam tanah Kihujan/Trembesi memiliki batang dan akar yang kokoh. Batang kokoh terlihat dari retakan kulit kayu yang menghitam seperti urat manusia yang memiliki badan berotot. Ia merupakan batang utama penopang tumbuhnya ranting-ranting yang mengeluarkan banyak cabang yang dipenuhi daun. Akar Kihujan/Trembesi juga kuat. Ia tumbuh di dalam tanah, terkadang ada yang mengeluarkan akarnya sedikit di permukaan tanah, namun kebanyakan akar Pohon Kihujan/Trembesi tidak terlihat di permukaan tanah. (3) Kihujan/Trembesi memiliki karakteristik mudah tumbuh.(4).Kihujan/Trembesi dapat ditanam hampir di seluruh wilayah tropis Indonesia, apalagi di daerah kritis lingkungan seperti hutan gundul atau daerah rawan banjir. (5).Pohon Kihujan/Trembesi mampu beradaptasi dengan baik, daunnya membuka diwaktu pagi dan menguncup kembali diwaktu petang. (6). Pohon Kihujan/Trembesi menyep air yang sangat banyak hingga tak jarang meneteskan air dari tajuknya..(7) Daun belakang halus, daun Kihujan/Trembesi memiliki daun yang keras di depan dan berambut tipis di belakang yang jika dipegang terasa halus.(8).Pohon Kihujan/Trembesi rindang karena memiliki tajuk besar seperti payung. Tajuknya yang besar membuat pohon ini tampak seperti payung.(9).Pohon ini menyerap air tanah yang Banyak dan mempu menyerap 20,85 ton karbondioksida per tahun. menyerap air yang sangat banyak. Karena itu pohon ini sangat bermanfaat terhadap keadaan lingkungan hidup dalam hal mengatasi polusi udara, namun jika ditaman tanpa aturan bisa jadi tanah akan mengalami krisis air tanah karena banyak diserap pohon ini. Dengan alasan tersebut terminal-terminal di seluruh Indonesia dianjurkan untuk menanam pohon ini sehingga mampu menurunkan suhu lingkungan yang dapat mengontrol emosi para sopir, pekerja terminal dan penumpang dan bisa meningkatkan kenyamanan dalam menggunakan angutan kota.

Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa

Standar

 

SURAT REKOMENDASI

BEASISWA “CENDEKIA” LAZ-IPB

Angkatan ke- 3, Periode September 2012-Februari  2013

Yang memberi rekomendasi,

Nama                                    :

No HP                                   :

Alamat                                  :

Yang diberi rekomendasi,

Nama                                    :

NRP                                       :

Hubungan dengan  calon penerima beasiswa*   :

Komentar: …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Saran:              Sangat Merekomendasikan                Merekomendasikan       Kurang merekomendasikan

Ket:

*isi salah satu: Mentor/SR/Ketua lembaga/komti/ketua rohis

Tandatangan pemberi rekomendasi

Bogor,……September 2012

(…………………………….)

Pengenalan Alat Mekanis Kehutanan

Standar

MK : Pemanenan Hutan                                        Hari/ tanggal : 20 September 2012

 

PENGENALAN ALAT PEMANENAN MEKANIS

Oleh :  Rifqi Rahmat Hidayatullah (E34100090)

Dosen   : Juang R Matarangan

Asisten            : Devi Muhtariana (E14080072)

 

DEPARTEMEN MENEJMEN HUTAN

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2012

 

  1. PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Chainsaw adalah gergaji yang menggunakan  mesin untuk  menggerakkan rantai gergajinya.Pada awalnya orang menebang pohon menggunakan alat manual seperti pada praktikum sebelumnya tentang peralatan manual penebangan hutan. Pembuatan chainsaw pada awalnya sangat berat dan besar bahkan di operasiakn lebih dari satu orang. Pada saat ini chainsaw  menurut penjelasan pak juang bahwa chainsaw telah mengalami perubahan sebanyak 33 kali. Chainsaw terbaru juga dilengkapi dengan pengaman atau perangkap rantai, rem rantai, anti vibrasi serta pelumasan otomatis. Semua hal ini dari perbanyakan perbaikan diharapkan memberikan kenyamanan dan keselamatan kerja bagi operator chainsaw serta sekaligus meningkatkan produktifita kerjanya.

Penggunaan alat mekanis memberikan keuntungan sehingga sering digunakan daripada alat manual. Beberapa kelebihan gergaji rantai antara lain: (1) Alat cukup kuat dan mudah digunakan; (2) Mudah dihidupkan dan dioperasikan, serta proses untuk menghasilkan pemotongan sesuai tujuan dengan cepat, (3) Dapat dipakai pada berbagai posisi pemotongan, (4) Alat cukup tahan lama dan serbaguna dan (5) Berkekuatan besar serta menghemat tenaga manusia. Sedang kelemahannya ialah mahal, untuk dapat dioperasikan perlu operator yang terampil, diperlukan penyediaan bahan bakar dan pelumas agar mesin tetap awet, rantai cukup peka mengalami kerusakan bila menyentuh tanah, dan perlu ada persediaan rantai agar selalu siap dapat dioperasikan.

Komponen chainsaw antar lain ((Soenarso et al, 1972), Keping rantai, Rantai, saringan udara, karburator, busi, tali starter, saringan bahan bakar, pompa minyak pelumas, kopling dan, roda rantai. Dari semua omponen itu akan bekerja apabila masing-masing komponen berjalan sesuai dengan fungsinya. Dengan perawatan yang baik juga akan membuat awet pada alt chainsaw tersebut .

I.2. Tujuan

1.2.1. Mahasiswa mengenal komponen chainsaw, termasuk komponen safety

1.2.2. mengetahui engine chainsaw dan prinsip kerja engine chainsaw

  1. TINJAUAN PUSTAKA

Menurut  (Srihardiono 1984) Pada mesin dua tak, dalam satu kali putaran poros engkol (crankshaft) terjadi satu kali proses pembakaran sedangkan pada mesin empat tak, sekali proses pembakaran terjadi dalam dua kali putaran poros engkol, Pada mesin empat tak, memerlukan mekanisme katup (valve mechanism) dalam bekerja dengan fungsi membuka dan menutup lubang pemasukan dan lubang pembuangan, sedangkan pada mesin dua tak, piston dan ring piston berfungsi untuk menbuka dan menutup lubang pemasukan dan lubang pembuangan. Pada awalnya mesin dua tak tidak dilengkapi dengan katup, dalam perkembangannya katup satu arah (one way valve) dipasang antara ruang bilas dengan karburator dengan tujuan : Agar gas yang sudah masuk dalam ruang bilas tidak kembali ke karburator dan menjaga tekanan dalam ruang bilas saat piston mengkompresi ruang bilas.

Pengoperasian chainsaw yan baik dan aman bagi pengguna menurut ( sukanda dan Wesman 2008) diantaranya:

  1. Tugas Tanggungjawab Operator Chainsaw
  2.  Pengoperasian Chainsaw (Persiapan, Prosedur menghidupkan dan Prosedur mematikan chainsaw)
  3. Aspek-aspek Keselamatan Kerja dalam pengoperasian
  4.  Gaya Membalik

Tindakan yang perlu dilakukan sebelum gergaji rantai dipergunakan (Soenarso, et al,1972 (b), antara lain: 1)  Pemasangan keping rantai dan rantai Untuk memasang keping rantai dan rantainya, tutup pelindung roda rantai perlu dibuka terlebih dahulu dengan melepas mur pada baud kemudian rantai dipasangpada alur keping rantai dengan gigi pengerat pada bagian atas keping rantai mengarah pada ujung. 2) Pengisian bahan bakar Bahan bakar yang dipergunakan adalah bensin campur dengan perbandingan satu bagian bahan pelumas (SAE 30) dan 25 bagian bensin (Premium). Pada gergaji rantai yang baru, selama 40 jam pertama digunakan campuran dengan perbandingan 1:20. Campuran tersebut harus tercampur dengan baik yaitu dengan mengguncang-guncangkan terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam tangki. 3) Pengisian minyak pelumas rantai Rantai gergaji harus diberi pelumas agar tidak cepat rusak. Pelumas rantai digunakan minyak pelumas SAE 30, tidak diperbolehkan mempergunakan minyak bekas. 4) Menghidupkan dan mematikan mesin Cara menghidupkan mesin adalah tali starter ditarik perlahan – lahan 3-5 kali agar masuk campuran bahan bakar dan udara, kemudian baru ditarik sekaligus sampai mesin hidup). Cara mematikannya adalah menekan tombol pada posisi off.

Keselamatan dan kesehatan kerja dianggap penting dalam sektor kehutanan karena pengelolaan hutan termasuk dalam kategori kegiatan berisiko tinggi. Hal tersebut ditunjukkan Gani (1992) dengan data kecelakaan kerja pada kegiatan kehutanan 4 kali lebih besar dibandingkan angka kecelakaan pada industri lain. Keselamatan kerja merupakan keselamatan yang berhubungan dengan mesin, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, tempat kerja dan kondisi lingkungan (Santoso, 2004). Hal ini menunjukkan pada kondisi yang bebas dari gangguan fisik, mental, emosi atau rasa sakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Kondisi kesehatan pekerja juga sebagai faktor dari keselamatan kerja di mana kondisi tersebut dapat membuat gangguan fisik sehingga menghambat produktivitas kerja.

III. PEMBAHASAN

Mesin dua tak lebih efisien dibandingkan mesin empat tak serta putaran pada mesin dua tak hanya butuh satu kali untuk terjadi suatu pemasukan oli sementara pada mesin empat tak terjadi dua kali putaran baru terjadi proses pembakaran. Sehingga keefektifan bahan bakar dan keefesienan tenaga kerja mesin tidak terjadi pada mesin yang mengunakan mesin empat tak. Serta putaran yang dihasilkan piston lebih besar yang dihasilkan pada mesin dua tak di bandingkan mesin empat tak.

Pengoperasian chainsaw  yang baik dan aman yang harus ditaati operator menurut literature diatas antara lain tugas tanggung jawab operaor chainsaw  dalam penggunaan nya misalnya dalam safety dan memenuhi standar penggunaan chainsaw harus di penuhi oleh operator. Pengoperasian chainsaw juga harus diperhatikan sebelum penggunaan serta pada saat penggunaan sehinnga mengurangi laju kecelakaan dalam penggunaan chainsaw. Aspek-aspek keselamatan kerja juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh operator terutama dalam pengoperasian hainsaw.  Serta gaya membalik alat chainsaw yang benar soalnya kalau terjadi gaya membalik yang salah akan menyebabkan laju tingginya kecelakaan kerja terutama pada bidng kehutanan.

Dalam penggunaan chainsaw sebelum penggunaannya operator harus memperhatikan sebelum penggunaan cainsaw itu sendiri. Seperti : 1)  Pemasangan keping rantai dan rantai Untuk memasang keping rantai dan rantainya, tutup pelindung roda rantai perlu dibuka terlebih dahulu dengan melepas mur pada baud kemudian rantai dipasang pada alur keping rantai dengan gigi pengerat pada bagian atas keping rantai mengarah pada ujung. 2) Pengisian bahan bakar Bahan bakar yang dipergunakan adalah bensin campur dengan perbandingan satu bagian bahan pelumas (SAE 30) dan 25 bagian bensin (Premium). Pada gergaji rantai yang baru, selama 40 jam pertama digunakan campuran dengan perbandingan 1:20. Campuran tersebut harus tercampur dengan baik yaitu dengan mengguncang-guncangkan terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam tangki.diaranan untuk bahan pelumas yang digunakan pada chainsaw tidak menggunakan oli dan pelumas bekas dikarenakan kotoran pada oli akan menyumbat saluran mata rantai sehingga pelumas tidak tersalurkan ke mata rantai dan menyebabkan mata rantai menjadi cepat aus dan menyebabkan mempercepat patahnya mata rantai. 3) Pengisian minyak pelumas rantai Rantai gergaji harus diberi pelumas agar tidak cepat rusak. Pelumas rantai digunakan minyak pelumas SAE 30, tidak diperbolehkan mempergunakan minyak bekas. 4) Menghidupkan dan mematikan mesin Cara menghidupkan mesin adalah tali starter ditarik perlahan – lahan 3-5 kali agar masuk campuran bahan bakar dan udara, kemudian baru ditarik sekaligus sampai mesin hidup). Cara mematikannya adalah menekan tombol pada posisi off. Pastikan juga semua safety pada alat dapat berfungsi dengan baik dan benar.

Untuk menjamin keselamatan kerja operatror maka perlu dilakukan hal dengan merancang mesin dan dilengkapi sesuai dengan ketentuan. Gergaji tersebut harus termasuk :(a) Tangkai terpisah untuk kedua tangan saat menggunakan sarung tangan: (b) Suatu on/off tombol yang dapat dicapai dengan tangan kanan pada tingkap pemadam dan memakai sarung tangan: (c) Sistim pengunci yang mencegah gergaji mesin hidup/jalan dengan tak diduga-duga, sebab dua pengungkit harus ditekan secara serempak: (d) Pengaman tangkai belakang untuk melindung tangan kanan; (e) Sistim anti getaran terdiri dari peredam getaran karet antara motor dan pegangan; (f) Suatu rem-rantai, yang diaktipkan secara manual dengan tangkai depan dan mekanis tidak manual dalam kasus kembali (kick-back); (g) Suatu penangkap rantai; (h) Suatu bumper taji, yang menyebabkan berat gergaji bersandar pada batang kayu dengan aman selama yang memotong batang; (i) Pelindung tangkai dengan untuk melindungi tangan kiri dari rantai; (j) Suatu tutup rantai untuk menghindarkan luka-luka selama pengangkutan

  1. KESIMPULAN

Komponen chainsaw antar lain ((Soenarso et al, 1972), Keping rantai, Rantai, saringan udara, karburator, busi, tali starter, saringan bahan bakar, pompa minyak pelumas, kopling dan, roda rantai. Keselamatan operator juga harus diperhatikan melalui safety alat dan safety operator. Engine chainsaw menguunakan dua tak dikarenakan lebi efektive dan efisien dibandingkan menggunakan mesin  empat tak.

  1. DAFTAR PUSTAKA

Gani, S. 1992. Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Heinrich, R. 1995. Reduced impact timber harvesting in the tropical natural forest in

Indonesia.

Schmincke, K.H. 1997. Environmentally sound forest harvesting. Testing the

applicability of the FAO model code in the Amazone in Brasil.

Soenarso, R, Soewito, I, Sumantri dan Widodo. 1972. (b) Penuntun Penggunaan

Gergaji Mesin. Publikasi Khusus No 9. Lembaga Penelitian Hasil Hutan. Bogor

Srihardiono,U.I. 1984. Tree harvesting techniques. PT Musi Hutan Persada. Palembang

Contoh Target dan Rencana Belajar

Standar

Rencana Belajar di IPB 2010-2015

Target

1.IPK akhir 2,80

2.Lama kuliah S1 Kuliah 5 tahun

3.Nilai TOEFL 550

4.Nilai TPA 550

5.Mendapatkan Beasiswa S2

Cara Mendapatkan Target

1.Untuk mencapai Target IPK 2,80 hal yang di lakukan adalah membuat rencan kegiatan belajar selama satu minggu lebih fokus belajar tiap semesternya

2.Lama kuliah S1 selama 5 tahun selain ilmu di Kuliah dari Himakova dapet juga ilmu kehidupan di lingungan tempat tinggal dan di Organisasi Mahasiswa Daerah

3.Nilai toefl 550 hal yang akan dilakukan selain mempelajari buku-buku Toefl adalah kursus bahasa Inggris di El-Rahma

4.Nilai TPA 550 belajar serius dan mempelajari software TPA

5.Untuk Mendapatkan Beasiswa S2 ke Cambrigde University, harus memenuhi Targer 1,2,3, dan 4.